Cari Blog Ini

Selasa, 07 Februari 2012

MOBIL METIC


Perkembangan zaman yang semakin maju memunculkan modernisasi yang begitu pesat, salah satunya dalam bidang automotif. Berbagai alat transportasi memenuhi kehidupan manusia dan diantaranya adalah mobil matic yang sudah tak asing lagi di Indonesia.
Bahkan mobil matic telah mendapat perhatian yang lebih dari masyarakat luas, khususnya para penggila dunia automotif. Hal ini disebabkan karena kwalitas dan fiktur-fiktur canggih yang dibawa oleh mobil ini, serta dilihat dari banyaknya pengguna mobil matic di Indonesia.
Kecenderungan masyarakat untuk menggunakan transmisi otomatis semakin meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini, khususnya untuk mobil-mobil mewah, bahkan type-type tertentu sudah seluruhnya menggunakan transmisi otomatis.
penulis memutuskan untuk membuat laporan Itulah yang membuat penulis ingin mengetahui lebih dalam lagi mengenai mobil matic, akhirnya ini.
1.    Tujuan
a.    Dapat mengetahui apa itu mobil matic.
b.    Dapat mengetahui spesifikasi dan cara kerja dari mobil matic.
c.    Dapat mengetahui bagian-bagian dari mesin mobil matic.
d.    Dapat mengetahui keunggulan dan kelemahan serta harga mobil matic.

2.    Sistematika
1.    Pengertian dari mobil matic.
2.    Cara kerja mobil matic.
3.    Bagian-bagian mesin.
4.    Keunggulan dan kelemahan.
5.    Harga.
Pengertian mobil metic
Mobil matic adalah sebuah kendaraan yang menggunakan transmisi otomatis untuk  melakukan perpindahan gigi percepatan secara otomatis. Untuk mengubah tingkat kecepatan pada sistem transmisi otomatis ini digunakan mekanisme gesek dan tekanan minyak transmisi otomatis. Pada transmisi otomatis roda gigi planetari berfungsi untuk mengubah tingkat kecepatan dan torsi seperti halnya pada roda gigi pada transmisi manual.
Transmisi otomatik dikendalikan dengan hanya menggerakkan tuas percepatan ke posisi tertentu. Posisi tuas transmisi otomatik disusun mengikut format P-R-N-D-3-2-L, sama ada dari kiri ke kanan ataupun dari atas ke bawah. Mesin hanya bisa dihidupkan pada posisi P ataupun N saja.
Umumnya metode transmisi otomatik adalah seperti berikut:
  • P (Park) adalah posisi untuk kendaraan parkir, Transmisi terkunci pada posisi ini sehingga kendaraan tidak bisa didorong.
  • R (Reverse) adalah posisi untuk memundurkan kendaraan.
  • N (Neutral) adalah posisi gir netral, hubungan mesin dengan roda dalam keadaan bebas.
  • D (Drive) adalah posisi untuk berjalan maju pada kondisi normal.
  • 2/S (Second) adalah posisi untuk berjalan maju di medan pegunungan .
  • 1/L (Low) adalah posisi maju pada gir ke satu, hanya digunakan pada saat mengendarai pada medan yang sangat curam.
Sedangkan opsionalnya adalah :
  • 3 adalah posisi untuk berjalan maju dan transmisi tidak akan berpindah pada posisi gir atas.
  • O/D (Over Drive) adalah posisi supaya perpindahan gir pada transmisi terjadi pada putaran mesin yang lebih tinggi
Cara menggunakan mobil matic
Cara mengendarai transmisi automatic berbeda tetapi perbedaannya tidak begitu jauh dengan mobil manual. Ada beberapa cara agar anda bisa memahami bagaimana cara mengemudikan transmisi automatic sehingga anda bisa terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan tersebut:
  1. Bila anda sudah ingin start dengan transmisi matic anda pertama-tama injak pedal rem dan kemudian geser tuas transmisi menuju R atau D (sesuai kebutuhan anda).
  2. Setelah digeser lepas pedal rem yang anda injak dibarengi dengan menonaktifkan parking brake.
  3. Setelah melepas rem dan menonaktifkan parking brake injak pedal gas secara perlahan, jangan menginjak pedal gas secara mendadak atau terlalu dalam karena dapat mempengaruhi konsumsi BBM dan dapat membuat mobil “loncat”.
  4. Bila anda terjebak macet dan anda harus berhenti usahakan untuk menggeser tuas transmisi ke N karena bila tidak digeser dapat membuat kopling transmisi automatic menjadi cepat habis.
  5. Bila melewati jalanan menanjak yang terjal geser tuas transmisi dari D ke L/1 karena posisi ini merupakan posisi dimana letak gear berada di tempat paling ringan sehingga mudah untuk melewati tanjakan. Tetapi apabila tanjakan yang tidak terlalu terjal bisa di letakkan di 2/L2/D2
  6. Bila sudah memarkirkan kendaraan geser tuas dari D ke P karena biasanya anak kunci tidak akan bisa dilepaskan.
BAGIAN-BAGIAN MESIN MATIC

Kopling otomatis (torque converter) Torque Converter

 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-CevyKVZHxVUhZ7JQF3twyFU24NgKbOmj8xlXF0FjYDYXAwSU6_5usHOfdnMbBKRA0w1MOX-IIMv2RrFdwQai7D_6qv1j24rvymU3winD7PlcF1uBfbDd90qUqM3oU8cFJvFJULnkJyY/s320/torque+converter+cutaway.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2dmFOMsBkOvAs4G66_fDqlJJP9qZCypoi5ZWoko73zqUthfRidta1zaG9xIQRGiiRwYLIvG5QhlevhIlhcsVPyZea-Z19NJxommH79Gf2jqRwU2pyrnYogNRndc6fJ7Yv1GI2h3FOMn4/s320/converter_exploded_view.jpg 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKnePNPIgUGxJIPvk5q3aLCw9_gvTHIMAsdDHzzWsow_uWmIU_jk3JBm2kCJWd4uxcQbKm7sE6Ia0ivusSW8I7fRllQF-LgARKRdkO-NUf5Gn0AYHqeCcYU00PnJMeJLb9llII-GEW-1w/s320/torquecut.gif
a)    Torque Converter
Torque Converter atau biasa orang awam menyebutnya kopling mobil matic adalah suatu alat yang di gunakan pada mobil bertransmisi otomatis yang berfungsi sebagai pemindah daya yang diproduksi mesin untuk disalurkan ke transmisi. Singkat kata Torque Converter itu sebagai pengganti kopling dalam transmisi manual. Torque Converter dapat memutus dan menghubungkan tenaga dari mesin ke transmisi dengan media fluida atau biasa kami menyebutnya ATF (Automatic Transmisision Fluid). 
Cara Kerja
     Torque Converter memiliki konstruksi seperti gambar diatas. Putaran dari flywheel akan berhubungan langsung dengan Pump Impeller, Putaran dari pump impeller akan diteruskan ke Turbine Runner melalui Stator dengan media ATF tadi. Sehingga putaran dari Turbine Runner-lah yang menjadi input bagi transmisi.              
http://builderstransmission.com/images/torque%20converter%20stator.jpg
Stator sendiri berfungsi untuk membuat arah aliran dari pump impeller menuju Turbine Runner dibelokkan. Sehingga jika dapat kita bayangkan aliran fluida dari Pump Impeller yang tadinya hanya lurus biasa saja, akan di belokkan sehingga memiliki momen yang lebih besar untuk menggerakkan Turbine Runner.
Tetapi pada saat kecepatan sudah tinggi, arah aliran dari pump impeller sudah berbelok sendiri. Sehingga pada saat kecepatan sudah tinggi Stator menjadi ikut berputar, tujuan dari Stator yang ikut berputar adalah agar aliran yang sudah berbelok itu tadi tidak menjadi berantakan oleh Stator. Pada Stator juga dipasangi one way clucth yang bertujuan agar Stator tidak berputar terbalik dari putaran pump impeller.
b)   Stall Speed
     Stall Speed adalah saat dimana tuas transmisi sudah di geser ke posisi “D” atau “R” sehingga pump impeller sudah mulai berputar untuk menggerakkan turbine runner tetapi turbine runner sengaja di tahan dengan cara pedal rem di injak hingga roda mobil tidak dapat bergerak. Pada peristiwa ini torsi yang dihasilkan oleh pump impeller adalah torsi maksimal. Sehingga apabila pedal rem langsung dilepas, mobil dapat langsung bergerak.
c)    Converter Range
     Converter Range merupakan saat dimana Torque Converter melakukan pelipat gandaan momen untuk menggerakkan Turbine Runner. Peristiwa ini terjadi saat mobil baru mulai berjalan hingga kecepatan sedang, karena pada saat itulah torque converter membutuhkan momen yang sangat besar.
d)   Coupling Range
     Coupling Range adalah Suatu peristiwa dimana kecepatan mobil sudah cukup tinggi sehingga torque conveter tidak lagi membutuhkan momen tetapi membutuhkan kecepatan. Karena Torque Converter tidak dapat memindahkan daya hingga 100%, maka pada titik tertentu dalam torque converter akan aktif  lock-up clucth. Lock up clutch ini bertujuan untuk mendekati perbedaan putaran antara Pump impeller dengan Turbine runner agar mendekati 1:1




e)    Sistem rem anti terkunci atau anti-lock braking sistem (ABS)
 Sistem rem anti terkunci atau anti-lock braking sistem (ABS) merupakan sistem pengereman pada mobil agar tidak terjadi penguncian roda ketika terjadi pengereman mendadak/keras.
Sistem ini bekerja apabila pada mobil terjadi pengereman keras sehingga salah sebagian atau semua roda berhenti sementara mobil masih melaju, membuat kendaraan tidak terkendali sama sekali. Ketika sensornya mendeteksi ada roda mengunci, ia akan memerintahkan piston remuntuk mengendurkan tekanan, lalu mengeraskannya kembali begitu roda berputar. Proses itu berlangsung sangat cepat, bisa mencapai 15 kali/detik. Efeknya adalah mobil tetap dapat dikendalikan dan jarak pengereman makin efektif.
f)     Sistem benam 
Sistem benam adalah sistem komputer tujuan-khusus, yang seluruhnya dimasukkan ke dalam alat yang dia kontrol.Kata benam (embedded) menunjukkan bahwa sistem ini merupakan bagian yang tidak dapat berdiri sendiri. Sebuah sistem benam memiliki kebutuhan tertentu dan melakukan tugas yang telah diset sebelumnya, tidak seperti komputer pribadi serba guna. Contoh sistem atau aplikasinya antara lain adalah instrumentasi medik, process control, automated vehicles control, dan perangkat komunikasi. Sistem benam biasanya diimplementasikan dengan menggunakan mikrokontroler.
g)     Mesin VVT-i

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/83/Toyota_1ZZ-FE_engine.jpg/220px-Toyota_1ZZ-FE_engine.jpg
engine with VVT-i
   Mesin berteknologi VVT-i (Variable Valve Timing with intelligence) adalah mesin berteknologi variable valve timing yang dikembangkan oleh Toyota. VVT-i menggantikan teknologi VVT Toyota yang sudah mulai diterapkan tahun 1991 di mesin Toyota 4A-GE 5 silinder. Mesin yang sudah dipakai di sebagian besar mobil Toyota ini diklaim membuat mesin semakin efisien dan bertenaga, ramah lingkungan serta hemat bahan bakar.
VVT-i (sering disalahartikan dengan injeksi) bisa diterjemahkan dalam kalimat awam pengaturan pintar waktu buka tutup valve yang variatif. VVT-i diperkenalkan pada tahun 1996.
Tinjauan dasar VVT-i adalah mengoptimalkan torsi mesin pada setiap kecepatan dan kondisi pengemudian yang membuat konsumsi BBMmenjadi lebih efisien dan menurunka tingkat emisi bahan bakar serendah mungkin.
Itulah sebabnya kendaraan bermesin teknologi VVT-i sanggup menghasilkan tenaga yang besar sekalipun kapasitas cc slinder mesin kecil.
Cara kerjanya cukup sederhana. Untuk menghitung waktu buka tutup katup (valve timing) yang optimal, ECU (Electronic Control Unit) menyesuaikan dengan kecepatan mesin, volume udara masuk, posisi throttle (akselerator) dan temperatur air. Mudahnya sistem VVT-i akan terus mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara. Disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang ditanggung demi menghasilkan torsi optimal di setiap putaran dan beban mesin.
Adopsi teknologi VVT-i ke mesin mobil juga memberikan kelebihan minimnya biaya pemeliharaan yang harus ditanggung. Sebab tune-up seperti setel klep dan lain sebagainya tidak diperlukan lagi.
Namun demikian, sebaiknya tetap lakukan service berkala, hindari sembarangan bengkel, dan gunakan oli mesin dengan grade yang dibutuhkan sesuai dengan manual yang dikeluarkan pihak pabrikan mobil. Memilih sembarang bengkel untuk mobil ini menjadi pantangan, pasalnya mesin ini memerlukan komputer diagnosa khusus yang hanya tersedia dibengkel resminya. Suatu hal yang masih sulit untuk dilakukan pemilik mobil mayoritas di Indonesia yang umumnya mengutamakan mobil yang serbaguna, handal, terjangkau dan tidak sulit perawatan dan bengkel saat darurat.
            Keunggulan mobil matic dibandingkan non-matic adalah karena adanya peralihan transmisi (atau yang kita sebut dengan perseneling) yang dilakukan secara otomatis sehingga pengemudi tidak perlu memindahkan kopling untuk menjalankan/menghentikan kendaraan.
Seiring perkembangan teknologi dan pandangan orang, mobil matic justru lebih mahal baik baru maupun bekasnya, selisihnya 10 jt untuk mobil baru dan 5 jt untuk yang bekas lebih mahal dari manual.
            Disamping point diatas, mobil matic juga punya segudang keuntungan lain yang tidak dimiliki oleh mobil manual :
1. Praktis dan tidak capek buat ngatasin jalan krodit and super macet kayak Jakarta.
2. Jika handbreak problem, tidak perlu khawatir saat menghadapi tanjakan securam apapun karena saat tuas di posisi D, mobil tidak akan melorot turun, cukup satu kaki saja di pedal rem.
3. Bisa diaplikasi dengan stater remote. Saat minum kopi or sarapan pagi, mobil bisa sambil dipanasin, tanpa perlu khawatir nabrak tembok or garasi.
4. Sedikit lebih aman dari pencurian, karena transmisi matic dapat bergerak jika sudah     berintegrasi dengan stater dan electronic unit yang lain, jadi cukup makan waktu buat sipencuri, biasanya pencuri menjadi malas karena semua pencuri punya standar  waktu tercepat buat mengambil jarahannya.
5. Aman dari anak-anak, karena tuas pada posisi P mobil tidak akan bergerak sama sekali, walaupun handbreak tidak aktif. Tuas cukup kuat dari sekedar jangkauan tangan seorang anak, jika kebetulan anak-2 sedang bermain saat mobil dalam keadaan hidup.
6. Mudah dioperasikan, semudah main bom-bom car, meminimalis konsentrasi.
7. Semua negara-2 maju prosentasi pemakaian mobil matic jauh lebih banyak dibanding manual.
8. Awet dan hemat suku cadang
Jika pemakaian secara wajar mobil matic justru lebih murah dan efisien karena plat koplingnya dapat bertahan cukup lama bisa 5 – 10 tahun, oli transmisinyapun untuk penggantian bisa mencapai 20.000 – 40.000 km dan harga perliternya antara Rp.12.500 – 150.000 rb/liter cukup 5-7lt. Harga oli dan jumlah lt yang dibutuhkan tergantung dari tipe mesin/maticnya.
Karena banyaknya anggapan yang salah terhadap perlakukan mobil matic dan bikin trauma orang ragu-ragu buat yang baru ingin mencoba/merasakan ataupun yang ingin membeli mobil matic ditambah seringnya terjadi kecelakaan mobil terjun bebas dari parkiran yang secara kebetulan bertransmisi matic. Ada baiknya coba pahami beberapa kesalahan presepsi tentang mobil matic. Selanjutnya terserah anda :
1. Mobil matic gak bisa didodorong jika mogok.
Mobil apapun jika sudah mogok/mesin tidak bisa hidup sudah pasti tidak bisa didorong untuk menghidupkan mesin. Jika mobil matic mogok, masih bisa didorong ke tempat yang lebih aman dengan posisi tuas di N. Memang benar mobil matic tidak bisa dihidupkan dengan cara mendorong seperti halnya mobil manual, untuk menghidupkan mobil matic sepenuhnya tergantung pada dinamo starter dan aki, selama kedua benda ini tidak bermasalah, mobil maticpun bebas masalah.
2. Mobil Matic gak bisa diajak ngebut/susah nyalip.
3. Bengkel Matic Susah.
Tidak semua bengkel mampu memperbaiaki modil matic.
4. Harga jual yang turun/lebih murah dari manual.
5. Bahan bakar boros.
6. kurang responsif.
7. perawatan lebih mahal.
8. Kalah di medan tanjakan dan tidak rata.
9. memakai oli transmisi khusus.
10. Tidak bisa di dorong kalau tiba-tiba mogok di tengah jalan.
Secara keseluruhan lebih banyak kelebihan y
ang di miliki oleh mobil matic di bandingkan dengan mobil manual.Kelemahan mobil matic  relatif "kurang responsif" dibanding mobil dengan persenelling manual. Dalam artian power demand nya lebih tergantung pada putaran mesin.           
Dari berbagai macam sumber yang ada, harga mobil matic masih tergolong sangat mahal bagi kalangan menengah ke bawah. Hal ini disebabkan karena mobil matic memiliki fitur-fitur yang tergolong canggih dan ditujukan untuk kalangan atas.
 Berikut harga mobil matic pada tahun  2011- 2012 :

 

Nissan march                                                Rp. 160.000.000
Mazda                                                            Rp. 202.000.000
Mitsubishi grandis                                       Rp. 360.000.000
Toyota runh                                                  Rp. 199.000.000
Toyota yaris                                                   Rp. 215.000.000
Toyota kijang inova                                     Rp.290.000.000
Toyota avanza                                              Rp. 175.000.000
Honda all new city                                       Rp.285.000.000

  Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh penulis, mobil matic memiliki banyak kelebihan dalam segi kenyamanan. Namun, mobil matic juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya dalam suku cadang dan harga yang cukup tinggi.
  Walaupun demikian banyak masyarakat yang memilih mobil matic sebagai kendaraan pribadi. Termasuk kalangan remaja yang ingin tampil trendi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar